Bersama Sukses

Memaknai hidup dengan hati sederhana. Urip mung sak dhermo mampir ngombe, ojho sok adigang adigung adiguno kakehan polah, ojho dumeh

REKIBLIK ETEKEWER

View older posts »

GO ORGANIC

View older posts »

SUMBERDAYA ALAM

View older posts »

START AKSI

BERMANFAAT

View older posts »

INSPIRATIF

GENERAL

View older posts »

Song 4 U, Enjoy it

 

Meningkatkan Produktifitas Tanaman Jagung Menggunakan Mikroorganisma Tanah

Posted April 8, 2011

Halo agan-agan semua pa kabarnya nich... masih setia dengan tulisan tentang Meningkatkan Produktifitas Tanaman Jagung Dengan Mikroorganisma Tanah khan?... Tulisan kali ini merupakan Bagian Ke III sekaligus sebagai penutup tentang topik ini. Ok gan kita langsung aja ke tkp lanjutan dari topik kita ini. Dalam tulisan terdahulu telah kita sedikit singgung dan bahas pentingnya menciptakan kondisi tanah, kemudian bagian-bagian tanaman yang penting untuk mendapatkan sentuhan pengelolaan, maka dalam tulisan ini yang sekaligus saya gunakan sebagai bagian akhir akan saya coba bahas berkaitan fisiologi…

Read more

Mengenal Hama Tanaman Cabai 2

Posted July 31, 2010

Mengenal Hama Tanaman Cabai 2

Melanjutkan tulisan mengenai mengenal hama tanaman cabai bagian satu terdahulu, maka tulisan ini sebagai kelanjutannya untuk semakin menambah gambaran umum tentang hama yang sering menyerang tanaman cabai dalam upaya budidaya tanaman cabai. Semoga tulisan lanjutan ini dapat memberikan manfaat kepada siapa saja yang membutuhkannya, terutama yang akan melakukan pembudidayaan tanaman cabai.

Dacus dorsalis Hend (lalat buah), belakangan sering disebut dengan Bactrocera papayae, merupakan hama yang menyerang buah baik yang masih muda maupun yang sudah tua. Pada buah yang terserang akan terlihat bercak-bercak kecil kehitaman dan lunak. Selanjutnya buah akan rusak, rontok dan menjadi busuk. Bagian dalam buah yang busuk akan telihat adanya belatung. Belatung ini merupakan larva dari lalat buah tersebut, bewarna putih kekuningan dan dapat bergerak melenting. Buah busuk merupakan media potensial bagi perkembangbiakan lalat buah. Guna meminimalisir media potensial untuk perkembangan lalat tersebut sebaiknya buah-buah busuk dapat segera dimusnahkan agar belatung dan larva lalat dapat diputus rantai kehidupannya.

Thrips spp, merupakan hama yang menghisap cairan daun, sehingga daun akan mengerut dan permukaannya menjadi tidak rata serta menyempit. Daun yang terserang akan terlihat mengeriting keatas, sehingga efeknya akan menghambat pertumbuhan tanaman sehingga tanaman menjadi kerdil. Sisi bagian bawah daun akan terdapat bercak-bercak kecil yang awalnya akan berwarna putih keperakan, dan lama kelamaan akan berubah menjadi coklat diakibatkan jaringan yang mati, pada akhirnya daun akan menjadi rontok. Hama Thrips ini juga menjadi vektor penyakit virus yang efektif, oleh sebab itu perlu tindakan untuk memutus ranta vektor penyebab penyebaran virus ini.  

Myzus persicae Sulzer, pada serangan yang hebat dari hama ini, daun akan menampakkan gejala klorosis (menguning). Seperti halnya Aphis gossypii, tanaman yang terserang oleh hama ini daunnya akan mengerut  (terutama daun muda), melengkung dan mengeriting.  Kutu daun ini juga menghasilkan kotoran berupa embun madu yang dapat mendorong timbulnya jamur jelaga. Hama kutu daun ini juga merupakan vektor penyakit virus yang sangat efektif. Semoga tulisan Mengenal hama tanaman cabai 2 ini dapat melengkapi gambaran secara umum mengenai hama pada budidaya tanaman cabai. Semoga tulisan dalam blog ini dapat bermanfat bagi siapa saja.

Comments

mas,saya lagi nyoba nanam cabai rawit tapi setelah tumbuh kurang lebih setengah bulan, kok ada beberapa yang daunnya jadi keriting pating printil gitu lho mas, cara ngatasinya gimana? trus anda punya informasi tentang penggunaan pupuk gandasil gak mas? maksudnya tentang efek dan cara menggunakannya.

To Mas Christiadi,
Maaf baru bisa merespon, maklum kesibukan aktifitas rutin yg tdk bisa saya tinggal.
Sayang tidak disertakan foto atau gambarnya, krn serangan hama thrip dan virus hampir sama, namun ada beberapa pembeda spt batang kerdil dsb. Dilihat dari paparan singkat Mas Christiadi sepertinya tanamannya diserang hama thrip.
Ada beberapa cara utk mengatasinya sekaligus mencegahnya. Bawang putih terbukti juga memiliki khasiat sebagai pengusir hama tsb namun tidak membunuh. Haluskan bawang putih kira2 tiga(3) kg per 100 ltr air, kemudian semprotkan pada tanaman, larutan tsb akan dibawa oleh aktifitas jaringan tanaman, shg baunya akan mampu mengusir hama tsb.

Bisa juga dikombinasikan dg pestisida pembunuh hama spt regent 50SC, agrumec dsb, shg akan tjd kombinasi aktifitas pembunuh (jk sdh terlanjur ada) dan aktifitas pengusir (utk pencegahan).

Pada dasarnya hama dan penyakit akan datang dan menjangkiti jk ada bagian dari tanaman yg mati, bagian yg mati tsb akan mengeluarkan bau busuk yg dpt dicium oleh hama shg tjdlah serangan tsb.

Sebagai ilustrasi, petani binaan kita yg menggunakan tablet Biotamax Custombio tdk ada satupun yg gagal panen tanaman cabainya, pemanenan bisa mencapai 20 - 25 kali panen, hal ini tentu sangat signifikan pd produktifitas.

Untuk penjelasan tablet Custombio tsb silahkan dibaca dalam artikel ini ---> http://www.andreysubiantoro.viviti.com/entries/custombio/meningkatkan-produktifitas-tanah-lahan-dengan-custombio diblog saya, semoga sukses. Ikuti kesuksesan petani cabai ini dan baca artikel ini---> http://www.andreysubiantoro.viviti.com/entries/custombio/meningkatkan-produksi-tanaman-cabai-dengan-biotamax-custombio

mas mo nanya....
cabai merah sama cabai hijau itu beda tanaman atau satu tanaman
soalnya saya tanam cabai tapi gak merah2... teman2 saya bilang itu cabai hijau, memang gak akan merah...
trusss apa benar semut suka dengan tanaman cabai... dan akiabat apa yg diakibatkan oleh sisemut... cabai saya banyak semutnya mas...
tolong dijawab ya mas.... makasih

To Mbak revata,
Terimakasih untuk kunjungannya mbak Revata, memang secara umum dan istilah yg familiar dimasyarakat memilahkan dg jenis cabai hijau dan cabai merah. Cabai memeang terdiri dari beberapa jenis, dari jenis itu sendiripun masih dipisahkan lagi menjadi beberapa varietas dsb. Secara teoritis bisa dilihat di banyak literatur. Memang ada jenis cabai yang sejak muda smp tua(siap panen) tetap hijau, dan ada juga jenis yang ketika masih muda hijau, akan berubah warna kemerah seiring masa siap panennya. Jika mbak Revata punya dari muda smp masa panen tetap hijau memang itu jenis yang cabai hijau (istilah lokal).
Pada dasarnya semut tidak senang dg tanaman cabai, kedatangan semut ketanaman cabai dikarenakan ada pemicunya sehingga semut tersebut mengerubuti cabai, biasanya pada tanaman tersebut terdapat hama dan hama tersebut merupakan rantai makanan semut. Semut juga dapat merugikan karena juga dapat menjadi vektor hama, sehingga tanaman akan terjangkiti hama yang menjadikan semut sebagai vektor, misal seperti virus dsb.
Jika mbak revata menanam cabai dlm skala luas, silahkan baca artikel petani cabai berikut di http://www.andreysubiantoro.viviti.com/entries/custombio/meningkatkan-produksi-tanaman-cabai-dengan-biotamax-custombio ,petani yg mengaplikasikan tablet custombio ini tdk mengalami serangan hama dan penyakit, juga tdk ada serangan semut.
Demikian paparan singkat ini semoga dpt sedikit memberikan gambaran, sukses selalu....

mas maaf mas kalo menghilang kan semut dari tanaman cabe gimana mas? ada banyak telur telur semut di daun dan di bunganya. gimana caranya itu mas ? hehehehhe

Displaying all 5 comments

Add comment